Halaman

Selasa, 02 Oktober 2012

BENTANGAN SUNYI

Termenungku duduk dalam diam,
Tak tahu seberapa lama diam,
Langkah yang kupijak bawa keraguan. .

Keterasingan akan duniaku,

Membentang kesunyian tersendiri
Hampa dan membeku,
Menyiksa bathinku

Gemerlap cintaku mulai mencair,
Sejak kau pergi tuk
membawa mimpi
Sinar matahari tak lagi silaukan hariku,

Kesepian menyelimuti hari

Kemana kubenamkan
keresahanku
Sinar bulan tak lagi,
Damaikan hatiku. .

Kemana cahaya keabadian,

Yang dulu menjadi lentera hidup
Kini kau tenggelam,
Hampakan cintaku. .

Siang terbuai cahaya mentari,

Malam terbuai dalam
menyepi
Oh matahari.....berikan
cahyamu
Siang terbuai cahaya mentari,
Malam terlelap dalam
menyepi
Oh bulan..... berikan
damaimu

Langit menutun diri dengan gelap,

Kemana kuharus mengikuti bintang
Dikala angin tak lagi
berhembus. .

Kupandang dan kucium batas sunyi

Melambaikan rindu dan air mata
Ingin kupeluk bayang dirimu
Dalam BENTANGAN SUNYI hariku. .
.

LUKISAN HATI

Dari lubuk hati yang paling dalam,
Terucap kejujuran kata
Kucoba rentangkan lamunan lara,
Saat kau pergi dan terbata. .

Kucoba hilangkan smua kenangan

Didalam bayanganmu. .
Lukisan hati t'lah terbuai
Pada malam yang telah usai
Mungkinkah kini akan terus kurangkai
Bayangan sunyi kan
menghilang
Ketika senja kian terang
Haruskah kutaburkan sejuta bintang. .